gambar

“Pelangi-pelangi alangkah indahmu”, sebuah lirik lagu yang sering di nyanyikan pada waktu sekolah dasar dulu. Pelangi merupakan salah satu pemandangan indah yang sering kita lihat.

Jika dilihat, bentuk pelangi akan tampak seperti busur di langit biru yang muncul karena pembiasan dari sinar matahari ketika hujan. Tampak melengkung seperti sebuah busur. Indahnya pelangi akan semakin terasa ketika pada saat itu Sang Pujaan Hati menerima cinta anda. Tahukah anda mengapa pelangi itu melengkung?

Pelangi merupakan satu-satunya gelombang elektromagnetik yang dapat anda lihat. Ia terdiri dari beberapa spektrum warna yaitu merah, kuning, hijau, biru, jingga, ungu dan sebenarnya ada warna-warna lain yang tidak dapat kita lihat langsung dengan mata. Warna merah memiliki panjang gelombang paling besar, sedangkan violet memiliki panjang gelombang paling kecil.

Pelangi adalah spektrum melengkung besar yang disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari. Ketika matahari melewati tetesan air, ia membias seperti ketika melalui prisma kaca. Jadi, di dalam tetesan air, kita sudah mendapatkan warna yang berbeda memanjang dari satu sisi ke sisi tetesan air lainnya.

Beberapa dari cahaya berwarna ini kemudian dipantulkan dari sisi yang jauh pada tetesan air, kembali dan keluar lagi dari tetesan air. Cahaya keluar kembali dari tetesan air ke arah yang berbeda, tergantung pada warnanya. Dan ketika kita lihat warna-warna ini pada pelangi, kita akan meilhatnya tersusun dengan merah di paling atas dan ungu di paling bawah pelangi.

Pelangi hanya dapat dilihta saat hujan bersamaan dengan matahari bersinar, tetapi dari sisi yang berlawanan dengan si pengamat. Posisi kita ahrus berada di antara matahari dan tetesan air dengan matahari di belakang kita. Matahari, mata kita dan pusat bususr pelangi harus berada di dalam satu garis lurus, karen itulah pelangi terlihat melengkung.

gambar

gambar