Sekilas tentang Open Source

Secara umum open source software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah program yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna menjalankan program untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pengembang sebelumnya.

OSS identik dengan Free Software. Perlu digarisbawahi, definisi free disini bukan berarti gratis, namun free disini berarti bebas. Bebas ini dijabarkan menjadi empat buah, yaitu:

1. Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja.
2. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.
3. Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama.
4. Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya.

Berkomputer yang Cerdas, Aman, Berkah dan Bermartabat

Hampir sebagian besar pengguna dekstop dan laptop di Indonesia menggunakan software-software bajakan untuk operasionalisasi komputernya sehari-hari.

Apa itu software bajakan? Intinya Software bajakan adalah program komputer yang di copy, di perbanyak, di perjual-belikan, tanpa sepengetahuan pembuatnya, untuk kepentingan si penjualnya. Atau program komputer yang dijalankan dengan lisensi yang tidak sesuai. (serial code/activation code yang tidak sesuai)?.

Mengapa ada software bajakan, banyak penyebabnya, namun penyebab utamanya adalah pada harga software tersebut yang sangat mahal untuk ukuran kantong kita. Untuk mengatasinya maka solusinya adalah menekan harga software semurah mungkin, disesuaikan dengan daya beli yang berhubungan erat dengan GNP dari negara yang bersangkutan, tidak di set berdasarkan negara pembuatnya. Jadi harga software di belahan dunia ini tidak akan sama sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakatnya. Namun apa mau vendor-vendor menurunkan harga produknya…?

Solusi lain adalah berpaling pada FOSS (Free Open Source Software).

FOSS adalah pilihan cerdas, karena dengan dengan FOSS kita punya alternatif, kalau ada yang murah dan mudah mengapa harus yang mahal. Selanjutnya orang-orang TIK pun akan turut berjasa menyelamatkan devisa negara (bayangkan bila kita membeli software harus dengan dollar, maka berapa banyak devisi kita terkuras). Disisi lain dengan aplikasi FOSS kita akan terhindar dari Vendor Lock-in, kita dikendalikan oleh vendor aplikasi. Karena biasanya kalau sudah beli satu aplikasi maka proses maintenance dan upgradingnya harus tetap bergantung pada vendor, dan tentunya siap-siap mengeluarkan biaya lagi untuk hal itu. Dan dari sisi SDM penggunaan FOSS akan berdampak pula pada peningkatan pengetahuan dan skill serta upgrading technology, sehingga kita tidak hanya akan menjadi pengguna pasif saja namun akan didorong untuk menjadi pengguna aktif dan produktif.

FOSS adalah pilihan aman. Aman dari virus, kalau seandainya OS yang digunakan adalah dari keluarganya Linux. Aman dari jerat hukum. Berbagai perangkat UU saat ini siap menghadang siapapun yang menggunakan software bajakan. Ada UU HAKI, ada UU ITE, ada Kepres, wah….. dijamin hidupnya tidak akan tenang. Wajarlah bila ketika beredar rumor adanya sweeping laptop di bandara, maka semuanya pada was-was kalau harus berpergian lewat bandara. Namun dengan FOSS, tidak ada yang dikhawatirkan, semua software yang terinstall adalah legal, karena berlisensi GPL asli (General Public Licence bukan lagi Glodok Punya Lisensi). Dengan demikian kemanapun dan dimanapun kita menggunakan komputer tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

FOSS adalah pilihan berkah.
Karena dengan software FOSS maka kita tidak mendholimi siapapun. Kita tidak mencuri hak seseorang, tidak menggunakan serial code yang tidak sah (serial code orang lain digunakan secara tidak syah oleh kita), tidak merugikan fihak manapun. Insya Allah komputer kita akan berkah. Bayangkan kalau kita menggunakan software bajakan, maka sebenarnya diatas jari jemari tangan kita yang menari-nari diatas tuts keyboard sebenarnya kita sedang mendholimi fihak tertentu.

FOSS adalah bermartabat. Masa sih kita hidup dari sesuatu yang tidak legal. Presentasi bagus di depan publik, dibayar untuk presentasi, tapi tools untuk presentasinya adalah bajakan. Ngobyek untuk fihak ketiga, dibayar untuk hasil obyekannya, namun tools untuk ngobyeknya bajakan.

Karena itu semua, mari kita segera berpaling dan memotivasi diri untuk memilih dua pilihan saja, kalau mau menggunakan software jelas legal nya. Kalau tidak mampu membeli lisensinya langsung pada vendor, maka gunakan FOSS.

Sekilas tentang Open Source

Secara umum open source software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah program yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna menjalankan program untuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pengembang sebelumnya.

OSS identik dengan Free Software. Perlu digarisbawahi, definisi free disini bukan berarti gratis, namun free disini berarti bebas. Bebas ini dijabarkan menjadi empat buah, yaitu:

1. Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja.
2. Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.
3. Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama.
4. Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program, dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya.

Berkomputer yang Cerdas, Aman, Berkah dan Bermartabat

Hampir sebagian besar pengguna dekstop dan laptop di Indonesia menggunakan software-software bajakan untuk operasionalisasi komputernya sehari-hari.

Apa itu software bajakan? Intinya Software bajakan adalah program komputer yang di copy, di perbanyak, di perjual-belikan, tanpa sepengetahuan pembuatnya, untuk kepentingan si penjualnya. Atau program komputer yang dijalankan dengan lisensi yang tidak sesuai. (serial code/activation code yang tidak sesuai)?.

Mengapa ada software bajakan, banyak penyebabnya, namun penyebab utamanya adalah pada harga software tersebut yang sangat mahal untuk ukuran kantong kita. Untuk mengatasinya maka solusinya adalah menekan harga software semurah mungkin, disesuaikan dengan daya beli yang berhubungan erat dengan GNP dari negara yang bersangkutan, tidak di set berdasarkan negara pembuatnya. Jadi harga software di belahan dunia ini tidak akan sama sesuai dengan kemampuan daya beli masyarakatnya. Namun apa mau vendor-vendor menurunkan harga produknya…?

Solusi lain adalah berpaling pada FOSS (Free Open Source Software).

FOSS adalah pilihan cerdas, karena dengan dengan FOSS kita punya alternatif, kalau ada yang murah dan mudah mengapa harus yang mahal. Selanjutnya orang-orang TIK pun akan turut berjasa menyelamatkan devisa negara (bayangkan bila kita membeli software harus dengan dollar, maka berapa banyak devisi kita terkuras). Disisi lain dengan aplikasi FOSS kita akan terhindar dari Vendor Lock-in, kita dikendalikan oleh vendor aplikasi. Karena biasanya kalau sudah beli satu aplikasi maka proses maintenance dan upgradingnya harus tetap bergantung pada vendor, dan tentunya siap-siap mengeluarkan biaya lagi untuk hal itu. Dan dari sisi SDM penggunaan FOSS akan berdampak pula pada peningkatan pengetahuan dan skill serta upgrading technology, sehingga kita tidak hanya akan menjadi pengguna pasif saja namun akan didorong untuk menjadi pengguna aktif dan produktif.

FOSS adalah pilihan aman. Aman dari virus, kalau seandainya OS yang digunakan adalah dari keluarganya Linux. Aman dari jerat hukum. Berbagai perangkat UU saat ini siap menghadang siapapun yang menggunakan software bajakan. Ada UU HAKI, ada UU ITE, ada Kepres, wah….. dijamin hidupnya tidak akan tenang. Wajarlah bila ketika beredar rumor adanya sweeping laptop di bandara, maka semuanya pada was-was kalau harus berpergian lewat bandara. Namun dengan FOSS, tidak ada yang dikhawatirkan, semua software yang terinstall adalah legal, karena berlisensi GPL asli (General Public Licence bukan lagi Glodok Punya Lisensi). Dengan demikian kemanapun dan dimanapun kita menggunakan komputer tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

FOSS adalah pilihan berkah.
Karena dengan software FOSS maka kita tidak mendholimi siapapun. Kita tidak mencuri hak seseorang, tidak menggunakan serial code yang tidak sah (serial code orang lain digunakan secara tidak syah oleh kita), tidak merugikan fihak manapun. Insya Allah komputer kita akan berkah. Bayangkan kalau kita menggunakan software bajakan, maka sebenarnya diatas jari jemari tangan kita yang menari-nari diatas tuts keyboard sebenarnya kita sedang mendholimi fihak tertentu.

FOSS adalah bermartabat. Masa sih kita hidup dari sesuatu yang tidak legal. Presentasi bagus di depan publik, dibayar untuk presentasi, tapi tools untuk presentasinya adalah bajakan. Ngobyek untuk fihak ketiga, dibayar untuk hasil obyekannya, namun tools untuk ngobyeknya bajakan.

Karena itu semua, mari kita segera berpaling dan memotivasi diri untuk memilih dua pilihan saja, kalau mau menggunakan software jelas legal nya. Kalau tidak mampu membeli lisensinya langsung pada vendor, maka gunakan FOSS.